RAPAT KERJA GURU DAN KARYAWAN
SMK NEGERI 3 JAKARTATAHUN AJARAN 2025/2026
Rapat Kerja Guru dan Karyawan pada tahun ajaran ini mengusung tema: menguatkan partisipasi semesta mewujudkan Pendidikan bermutu untuk semua, dihadiri oleh 38 guru, 9 karyawan tata usaha dan 13 orang mahasiswa Uiversitas Negeri Jakarta yang Tengah melaksanakan PKM di SMK Negeri 3 Jakarta. Rapat kerja ini dibuka langsung oleh kepala SMK Negeri 3 Jakarta, bapak Iwantoro M.Pd. tepat pukul 07.30 Wib dilanjutkan laporan dari ketua panitia ibu Umi Umairo S.PdRapat kerja ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menyampaikan program kerja mulai dari kepala sekolah, kepala Tata Usaha dan seluruh wakil kepala sekolah pada bidangnya masing-masing. Dalam kegiatan ini juga guru diwajibkan menyelesaikan seluruh perangkat pembelajaran dan program kerja sebagai guru wali dan tugas tambahan yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Harapannya, dengan rapat kerja ini kita dapat mencapai keberhasilan melalui sinergi yang terbentu dari seluruh semesta. Guru sebagai pelaksana proses pembelajaran, tenaga kependidikan sebagai pendukung layanan administrasi, pimpinan sekolah sebagai pengarah kebijakan, serta dukungan orang tua, komite sekolah, dunia usaha dan dunia industri, pemerintah, dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang saling menguatkan.
SEMINAR PEMBELAJARAN MENDALAM DEEP LEARNING.
Selasa, 21 Juli 2026
Kegiatan seminar pembelajaran mendalam di SMK Negeri 3 Jakarta dilaksanakan di hari Senin/20 Juli 2026 dengan narasumber ibu Herning Budhi Widiastuti, dosen sekolah tinggi teknologi bina Tunggal.Kegiatan seminar ini merupakan sebuah upaya sekolah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Pembelajaran bukan hanya sekadar transfer ilmu dari guru kepada murid, namun pembelajaran harus memiliki prinsip bermakna, berkesadaran dan menggembirakan pada tiap tahapan, memberikan pengalaman belajar agar murid mampu memahami, mengaplikasi dan merefleksi sehingga tercapailah dimensi profil lulusan.Dalam seminar ini, guru dipandu untuk menelaah modul ajar yang pernah dibuat sebelumnya, apakah komponen-komponen pembelajaran mendalam mulai dari adanya kerangka pembelajaran, kegiatanawal, inti dan penutup yang memberikan pengalaman belajar sesuai dengan prinsip pembelajaran hingga asesmen formatif dan sumatif yang memiliki indicator tercapainya dimensi profil lulusan yang bekualitas.
LOKAKARYA KARAKTERISTIK SISWA
Selasa , 21 Juli 2026
Lokakarya tentang karakteristik siswa di SMK Negeri 3 Jakarta dengan naras umber Dr. M. Apud Kusaeri M.Si bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap karakteristik peserta didik SMK Negeri 3 Jakarta sebagai dasar dalam merancang pembelajaran yang berpihak pada peserta didik, sesuai dengan prinsip Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Merdeka.Tujuan tersebut mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SMK Negeri 3 Jakarta sehingga proses belajar menjadi lebih relevan, bermakna, menggembirakan, dan mampu mengembangkan kompetensi peserta didik sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.
SEMINAR PEMBUATAN MODUL DEEP LEARNING
Rabu-Kamis, 22-23 Juli 2026
Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik SMK Negeri 3 Jakarta dalam menyusun modul pembelajaran mendalam, melakukan telaah kualitas modul ajar, serta mengembangkan instrumen asesmen yang valid, berkualitas, dan selaras dengan Kurikulum Merdeka serta karakteristik peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yaitu hari Rabu-Kamis, 22-23 Juli 2026 dengan naras umber dari BPMP DKI Jakarta yaitu ibu Sri Sulastri, S.Si., M.Pd. Kegiatan Menyusun modul ajar tersebut bertujuan untuk :
1. Menyusun modul pembelajaran yang menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful).
2. Mengintegrasikan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, pengalaman belajar, asesmen, dan penguatan karakter dalam modul pembelajaran.
3. Menelaah modul pembelajaran berdasarkan kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran (CP), tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, kebutuhan dunia kerja, serta prinsip pembelajaran mendalam.
4. Menyusun soal asesmen yang mengukur pemahaman konseptual, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata.
5. Melakukan telaah butir soal berdasarkan aspek materi, konstruksi, bahasa, tingkat kognitif, dan kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran.
6. Memberikan umpan balik dan melakukan perbaikan terhadap modul pembelajaran maupun instrumen asesmen berdasarkan hasil telaah.
7. Mengembangkan budaya kolaborasi antarguru melalui kegiatan diskusi, telaah sejawat (peer review), dan berbagi praktik baik dalam penyusunan perangkat pembelajaran.
Tinggalkan Komentar