Dengan pendekatan deep learning, guru dan siswa diajak untuk berpikir lebih dalam, reflektif, dan kontekstual. Berikut manfaat spesifiknya:
Penguatan Kompetensi Guru SMK
Guru memahami cara menyusun modul ajar yang mengintegrasikan teknologi dan pembelajaran berbasis proyek.
Meningkatkan kemampuan dalam menerapkan prinsip mindful, meaningful, joyful learning sesuai karakteristik siswa SMK.
Modul Ajar yang Relevan dengan Dunia Kerja
Modul disusun berdasarkan kebutuhan industri dan kurikulum nasional, seperti yang diterapkan dalam Modul Deep Learning SMK Kurikulum Nasional.
Mendorong pembelajaran berbasis praktik nyata dan problem solving yang sesuai dengan jurusan seperti TKJ, DKV, atau Akuntansi dll.
Kolaborasi Antar Guru dan Industri
Lokakarya membuka ruang kolaborasi antara guru, praktisi industri, dan pengembang kurikulum.
Meningkatkan relevansi pembelajaran dengan tren teknologi seperti AI, data science, dan cloud computing.
Peningkatan Profil Pelajar Pancasila
Modul ajar hasil lokakarya mengintegrasikan 8 dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, bernalar kritis, dan adaptif terhadap teknologi.
Membentuk siswa yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan global.
Efisiensi dan Kualitas Pembelajaran
Guru memiliki perangkat ajar yang sistematis, fleksibel, dan siap pakai di kelas.
Pembelajaran menjadi lebih terstruktur, menyenangkan, dan berdampak nyata bagi siswa.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, lokakarya ini menjadi langkah nyata SMKN 3 Jakarta dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul di era digital.
Tinggalkan Komentar